
Pendakian Gunung Sumbing 2H1M via Butuh Kaliangkrik kali ini terasa istimewa. Saya, Kabul Setyawan, pemandu dari Adipuro, Kaliangkrik – alumni pelatihan kepemanduan Elang Katulistiwa Indonesia dan anggota Asosiasi Pemandu Wisata Bakti Pertiwi dengan keanggotaan ID:D.04.0011.25 Jawa Tengah – berkesempatan mendampingi tiga pendaki asal Inggris: Mr. Zach Alexander Boake, Justin Goreng, dan Sam Hopson.
Hari Pertama – Pendakian Gunung Sumbing 2H1M
Mereka tiba di parkiran Dusun Butuh pada pukul 10.15 WIB. Dari sana, kami melanjutkan perjalanan naik ojek selama kurang lebih 5 menit menuju Basecamp Butuh Kaliangkrik.
Setibanya di basecamp, kami langsung melakukan sesi pengecekan perlengkapan pribadi. Untuk perlengkapan umum seperti tenda, matras, sleeping bag, dan alat masak, semuanya sudah kami siapkan sebelumnya. Setelah pengecekan selesai, kami melanjutkan dengan registrasi dan pembelian tiket ojek serta simaksi yang saya urus secara langsung.
Pukul 11.00, kami memulai perjalanan dari basecamp dengan naik ojek menuju Pos ojek. Di sinilah muncul sedikit drama – mereka sempat bingung dan agak ragu karena carrier mereka diminta dibawa oleh tukang ojek, sedangkan mereka duduk di depan. Ketegangan kecil ini bisa dimaklumi, karena ini adalah pengalaman pertama mereka mendaki gunung di Indonesia. Setelah saya jelaskan bahwa ini adalah prosedur standar di jalur Butuh – untuk keamanan dan kenyamanan – akhirnya mereka setuju dan merasa lega. Bahkan, sesampainya di Pos Ojek, mereka mengaku menikmatinya.
Perjalanan dilanjutkan dengan trekking menuju Camp Seat (Pos 3) melewati Pos 1 dan Pos 2. Di luar dugaan, ketiganya melaju dengan sangat cepat. Saya, sebagai pemandu, sampai cukup kewalahan mengikuti langkah mereka. Kami tiba di Camp Seat hanya dalam 2 jam, tepat pukul 13.00 WIB. Di sana, kami beristirahat dan makan siang.
Summit – Pendakian Gunung Sumbing 2H1M

Setelah makan, mereka menyampaikan keinginan untuk langsung summit hari itu juga. Saya menyetujui, dan pada pukul 14.15, kami mulai pendakian menuju puncak, melewati Sunrise Camp dan Pos 4. Cuaca mulai menunjukkan tanda-tanda kurang bersahabat ketika kami sampai di Pos 4 pukul 15.10. Setelah istirahat 10 menit, kami lanjut mendaki meski kabut mulai turun dan rintik hujan mulai turun.

Akhirnya, pada pukul 16.15 WIB, kami berhasil menginjakkan kaki di puncak Gunung Sumbing (3.371 mdpl). Ini adalah pendakian tercepat yang pernah saya pandu. Sayangnya, cuaca berkabut dan hujan ringan membuat kami tidak bisa menikmati sunset seperti yang direncanakan. Kami tetap mengambil beberapa foto singkat, lalu turun kembali ke Camp Seat pukul 17.15.

Di perjalanan turun, langit mulai cerah kembali dan tampak semburat kuning senja. Mereka sempat kecewa karena momen itu hanya bisa mereka nikmati di atas Pos 4, bukan di puncak. Namun, mereka tetap bersyukur atas pengalaman luar biasa ini. Kami tiba kembali di Camp Seat pukul 18.20 WIB.
Setelah beristirahat sebentar dengan teh dan kopi hangat, kami sediakan makan malam dengan menu sayur sop dan ayam goreng. Mereka memuji hidangan kami dan berulang kali mengucapkan terima kasih karena masakannya lezat. Pukul 21.00, mereka beristirahat hingga pagi.
Hari Kedua – Mendaki Gunung Sumbing 2H1M
Pukul 05.00 WIB, saya membangunkan mereka untuk menikmati sunrise dari Camp Seat. Sebagai teman pagi, saya menyajikan pisang goreng keju coklat dan teh manis hangat yang mereka nikmati dengan senang hati. Setelah itu, mereka berjalan-jalan ringan di sekitar area Camp Seat sambil menunggu sarapan.
Pukul 06.45, mereka kembali ke tenda dan sarapan nasi goreng yang telah kami siapkan. Setelah sarapan, kami bersantai sambil berkemas dan bersiap untuk turun.
Pukul 08.00, kami mulai perjalanan turun ke basecamp, dan tiba pukul 09.20 WIB. Di basecamp, mereka membeli beberapa oleh-oleh seperti gelas, gantungan kunci, dan stiker sebagai kenang-kenangan.

Pukul 10.00, mereka keluar dari area parkiran, menandai berakhirnya perjalanan kami.
Penutup
Pendakian ini bukan hanya menjadi pengalaman pertama mereka di gunung Indonesia, tetapi juga menjadi catatan berharga bagi saya sebagai pemandu. Kecepatan mereka, antusiasme mereka terhadap budaya lokal, dan semangat mereka mendaki membuat perjalanan ini benar-benar berkesan.
Terima kasih Mr. Zach, Justin, dan Sam atas kepercayaannya kepada saya dan tim. Semoga kita bisa bertemu lagi dalam petualangan berikutnya!
Untuk Reservasi pendakian di bawah ini!
🌐 Website: www.sheltergunung.com
📸 Instagram: @shelter_gunung
📞 Whatsapp: +62 821-3367-2581
👉 Cek Paket Trip Gunung terbaru di website kami sekarang juga!
